LUKA HATI
Apakah gerangan usik api
buka secuil umpan terkurung baja
api tahulah beringsan baja tahulah padat
ucapmu tiup badai yang tak tersentuh
di sini
yang terbuang kau simpan
aneh, aneh, aneh
gesturmu, ratapmu..
ah tidak mungkin !
sepintas baru ku cekam dalam klat
tidak
gurau lebih ku cekam dalam ria
es luluh belah ayal berindang semi
bentala seolah bicara dalam ketup asmara
benarkah bertamu pada gelora untukku
saat bagiku terjun pada momen gelisah
jadi begini..
kan ku bongkar meski belum kau ungkap
seketika arus terhenti belum menepi
mulai padam dan pecah
beringsan kau buat bara sapu rindu berkala
umpan ku terkam sendiri
KAMPRET !
tak ada emas di tambang kibulmu
kabar hembus jiwa pandir ini
dia kau lepas usai kau bawa terbang
gadis bagai ikan
saat terkail kau makan bagai lawakan
tapi aku lolos
sebelum kau makan aku yang terkail
aku lari dengan luka di hati
Apakah gerangan usik api

buka secuil umpan terkurung baja
api tahulah beringsan baja tahulah padat
ucapmu tiup badai yang tak tersentuh
di sini
yang terbuang kau simpan
aneh, aneh, aneh
gesturmu, ratapmu..

ah tidak mungkin !
sepintas baru ku cekam dalam klat
tidak
gurau lebih ku cekam dalam ria
es luluh belah ayal berindang semi

bentala seolah bicara dalam ketup asmara
benarkah bertamu pada gelora untukku
saat bagiku terjun pada momen gelisah
jadi begini..

kan ku bongkar meski belum kau ungkap
seketika arus terhenti belum menepi
mulai padam dan pecah
beringsan kau buat bara sapu rindu berkala
umpan ku terkam sendiri

KAMPRET !
tak ada emas di tambang kibulmu
kabar hembus jiwa pandir ini
dia kau lepas usai kau bawa terbang
gadis bagai ikan

saat terkail kau makan bagai lawakan
tapi aku lolos
sebelum kau makan aku yang terkail
aku lari dengan luka di hati



